Kenapa Banyak Dropshipper yang gagal? Hindari 5 Kesalahan Fundamental Dropshipper Yang Secara Tidak Sadar Sering Dilakukan

Kenapa Banyak Dropshipper yang gagal? Hindari 5 Kesalahan Fundamental Dropshipper Yang Secara Tidak Sadar Sering Dilakukan

Data mengatakan bahwa hampir 90% Dropshipper mengalami kegagalan dibulan pertama bisnisnya.  Alasan sederhananya adalah mayoritas memulai Dropship tanpa mengetahui lebih dalam tentang Dropshipping itu sendiri.

Mereka hanya menerima informasi bahwa banyak orang yang hanya bekerja dari rumah saja berhasil menghasilkan jutaan rupiah dari Dropshipping. Dan mereka berpikir bahwa mereka bisa melakukan hal yang sama.

Banyaknya kisah sukses yang berhasil menjadi jutawan dari bisnis Dropship tak pelak membuat mereka makin semangat untuk memulai. Tapi taukah Anda, bagaimana kisah pilu orang-orang yang telah sukses tersebut dibulan pertamanya memulai bisnis?

Hal ini yang kurang menjadi perhatian bagi Dropshipper pemula yang hanya berpikir tentang sukses yang bisa didapat kedepan tanpa tau betapa kerasnya perjalanan menuju kesana.

Berdasarkan pengalaman pribadi saya dalam menekuni bisnis Dropship dan juga dari kisah-kisah orang yang sukses di bisnis ini, ada 5 kesalahan fatal yang sangat fundamental yang harus Anda ketahui dan hindari agar tidak terjerembab kedalam jurang kegagalan.

Kesalahan Fundamental 1 # Cara pikir yang salah tentang Dropshipping

Anggapan bahwa bisnis Dropship bisa dikerjakan dari mana saja, tidak terbatas jarak dan waktu memang benar adanya. Karena kita bisa menjalankannya selama terkoneksi dengan internet.

Tapi perlu dicatat, model bisnis Dropship bukanlah sebuah skema atau metode cepat kaya. Karena faktanya dilapangan bisnis Dropship tidaklah semudah kedengarannya.

Sebagian besar orang memulai bisnis Dropship hanya berpikir satu tujuan yaitu menghasilkan uang yang banyak. Tetapi mereka tidak berusaha dengan keras untuk menggapainya. Baru boncos sekali sudah hilang semua motivasinya. Hal ini yang sangat disayangkan.

Tidak hanya model bisnis Dropship saja, di bisnis jenis apapun, Anda harus mau kerja keras, tidak mudah menyerah, dan selalu belajar dari kesalahan yang Anda lakukan. Mental seperti inilah yang juga berlaku untuk Dropshipping.

Kesalahan Fundamental 2 # Tidak Fokus karena terlalu banyak menerima informasi (overload information)

Tidak ada yang salah jika Anda belajar dan mendapatkan informasi dari sumber manapun. Terlebih jika informasi tersebut bersumber dari praktisi bisnis Dropshipping.

Tapi taukah Anda, pengalaman saya pribadi jika Anda terlalu banyak menelan informasi yang seharusnya BELUM Anda butuhkan akan membuat rute bisnis Anda menjadi nyasar kemana-kemana. Dan berakibat hilangnya fokus yang menyebabkan bisnis stagnan (gak berkembang).

Ini kesalahan yang pernah saya lakukan dan menjadi pelajaran yang sangat berharga buat saya, dan saya ingin Anda tidak melakukannya.

Contoh kasus yang saya alami adalah disaat saya mulai bisnis Dropship dengan menjual produk Fashion,  saya terbuai dengan informasi bahwa produk Skin Care lebih menjanjikan penghasilannya. Yang akhirnya saya juga mulai menjual produk Skin Care dengan sistem Dropship.

Dan pada akhirnya, kedua produk yang saya jual tersebut tidak berdampak besar pada pendapatan saya. Jika saja saya mengabaikan informasinya, mungkin saat ini saya sudah menjadi Supplier besar di bidang Fashion.

Ya, itulah kesalahan fundamental yang saya lakukan dan saya akui itu.

Saran saya, jika Anda baru mulai bisnis Dropship, fokus saja terlebih dahulu pada satu produk yang Anda minati, dan hiraukan semua rayuan informasi yang seharusnya belum Anda butuhkan untuk perkembangan bisnis dropship Anda.

Kesalahan Fundamental 3 # Menghabiskan banyak waktu hanya untuk hal-hal teknis

Ini juga merupakan salah satu kesalahan yang pernah saya lakukan.

Saat awal memulai bisnis Dropshipping, saya bisa menghabiskan waktu berhari-hari bahkan berminggu-minggu hanya untuk mendesain tampilan toko online dan website saya agar menarik and looks professional.

Dan tanpa disadari saya benar-benar melupakan hal-hal mendasar yang seharusnya lebih saya perhatikan. Seperti memberikan pelayanan yang baik dan cepat, menjawab semua pertanyaan dan keluhan customer, serta mengecek setiap kualitas produk yang akan dikirim ke customer.

Padahal hal-hal sepeti itulah yang seharusnya lebih saya perhatikan karena akan membuat pelayanan toko online saya meningkat dan orang mau datang lagi untuk membeli dari saya.

Tampilan dan desain web toko online itu penting, tapi tidak perlu harus menghabiskan waktu Anda berhari-hari bahkan berminggu-minggu.

Jika Anda memiliki budget lebih, saran saya hal-hal teknis seperti membuat toko online, mendesain website, dan hal-hal teknis lainnya bisa Anda alihkan menggunakan jasa professional.

Kesalahan Fundamental 4 # Mindset yang salah bahwa Dropshipping bisnis tanpa modal

Tidak sedikit saya menemukan orang-orang yang masih berpikiran bahwa model bisnis Dropshipping adalah model bisnis yang bisa dijalankan tanpa modal apapun. Karena mereka berpikir produknya saja sudah disediakan oleh supplier.

Saya katakan ini mindset yang sangat salah kawan.

Terlepas dari Anda tidak perlu pusing mengenai produk dan pengiriman, setidaknya Anda membutuhkan investasi dalam hal promosi yang akan membuat jualan Anda lebih dikenal oleh market.

Dalam hal promosi, memang Anda bisa memanfaatkan trafik gratis seperti dari sosial media. Tapi pengalaman saya, Anda akan butuh promosi berbayar agar jangkauan penjualan produk Anda lebih luas.

Karena jika Anda hanya bergantung pada market dari pertemanan sosial media Anda saja, lambat laun mereka akan bosan dan jenuh melihat postingan jualan Anda tiap hari. Dan yang terjadi bisnis Anda tidak akan bisa di scale up.

Kesalahan Fundamental 5 # Hanya fokus jualan saja tanpa memikirkan apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh market.

Ini adalah point yang sangat penting dan sering sekali dilupakan.

Mayoritas dropshipper hanya fokus mengunggulkan fitur dari produknya saja, tanpa berpikir sebenarnya apa manfaat yang bisa diberikan kepada calon pembeli setelah mereka membeli produknya.

Katakanlah Anda menjual Sneakers yang berbahan EVA dengan kualitas terbaik, tapi taukah Anda bahwa ada banyak dropshipper lain yang juga menjual sneakers berbahan EVA sama seperti Anda, bahkan lebih murah.

Lantas dengan banyaknya kompetitor yang menjual produk yang sama bagusnya dengan produk Anda, bagaimana caranya agar calon pembeli mau membeli dari toko Anda bukan dari tempat lain?

Setidaknya Anda harus bisa meyakinkan mereka dengan memberikan manfaat yang bisa mereka dapatkan jika membeli sneakers dari toko Anda dan tidak akan mereka dapatkan dari toko lain.

Dan disinilah Anda membutuhkan sebuah skill mendasar yang benar-benar harus Anda kuasai jika Anda ingin memenangkan persaingan dengan para dropshipper lain.

Apa skill yang sangat penting tersebut? dan kenapa Anda harus menguasainya?

Kabar baiknya, saya telah menyiapkan sebuah eksklusif video training yang membahas tentang 4 skil penting yang harus dimiliki oleh Dropshipper seperti Anda. Dan video training tersebut bisa Anda dapatkan secara GRATIS.

Pengalaman saya pribadi, penjualan saya bisa meningkat hingga 200% hanya dengan menguasai skil ini. Apa skil tersebut? silahkan akses dibawah ini.

Skill Penting Dropshipper

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *