Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
Home / Blogging Tips / 7 Kesalahan Ngeblog yang Dulu Saya Lakukan. Wajib Anda Hindari

7 Kesalahan Ngeblog yang Dulu Saya Lakukan. Wajib Anda Hindari

Saya ingat sekali pada awal saya mulai ngeblog pada tahun 2012 lalu. Tidak banyak yang saya ketahui saat itu tentang teknik ngeblog yang benar, hanya tulis dan publish.

Seiring waktu saya merubah cara belajar saya tentang blogging. Sehingga saya mulai menyadari banyak sekali kesalahan yang telah saya lakukan dan saya harus merubahnya.

Menurut John Chow, salah seorang blogger sukses menyampaikan bahwa ada 9 kesalahan yang sering sekali dilakukan oleh para blogger, dan hampir keseluruhannya adalah kesalahan yang telah saya lakukan dulu pada fase awal ngeblog.

Dan menurut John Chow kesalahan-kesalahan tersebut harus dihindari bila kita ingin menjadi blogger yang sukses.

Dan berikut 7 kesalahan ngeblog yang dulu pernah saya lakukan, agar bisa menjadi perhatian untuk Anda agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.

1. Tidak meng-update blog secara rutin

Blog yang tidak pernah di update adalah blog mati menurut John Chow. Dan ini juga merupakan kesalahan yang pernah saya lakukan.

Pada saat itu saya hanya akan mengupdate blog saat saya benar-benar punya waktu luang. Hingga akhirnya blog tak kunjung saya update dan terbengkalai antah berantah.

Saya banyak belajar dari para blogger sukses diluaran sana, mereka yang telah sukses menghasilkan puluhan ribu dolar per bulannya menganjurkan untuk selalu rutin meng-update blog sesuai kemampuan kita.

Dari kesalahan inilah saya mulai membuat plan update rutin blog ini setidaknya seminggu sekali, apapun kondisinya saya akan berusaha memberikan informasi yang fresh kepada pengunjung di tiap minggunya.

2. Membuat konten alakadarnya

Kesalahan ini biasanya dilakukan seiring mandeknya ide-ide untuk menulis konten atau saat dilanda rasa malas. Tak pelak halangan tersebut menjadi alasan kita membuat konten seadanya bahkan tidak berbobot.

Pada saat pertama saya memiliki satu blog dulu, membuat satu postingan hanya cukup memerlukan waktu kurang dari 10 menit. Karena apa yang saya tulis hanya berdasarkan apa yang saya pikirkan tanpa melakukan riset sedikitpun.

Kesalahan ini benar-benar saya rubah, jika tiap minggu saya harus meng-update blog, maka 2-3 hari sebelumnya saya melakukan brainstroming dan riset tentang apa yang akan saya tulis dan berikan ke pengunjung.

Saya sangat meyakini, jika kita bisa memberikan konten yang bermanfaat bagi pengunjung, maka traffic atau pengunjung akan datang dengan sendirinya. Trust me it’s true Bro.

3. Jarang melakukan Maintenance

Sama halnya dengan sebuah kendaraan, jika kita rutin melakukan perawatan, maka kendaraan tersebut akan dapat membantu kita dalam menempuh perjalanan dengan efektif.

Tanpa adanya perawatan yang rutin terhadap blog kita, maka bisa saja blog tersebut rentan terhadap virus dan tindakan hack yang tidak kita inginkan.

Perawatan yang bisa diberikan terhadap blog kita diantaranya :

a) Seringlah mengecek apakah ada update pada platform yang digunakan. Seperti wordpress, joomla, dsb.

b) Melakukan backup secara berkala terhadap keseluruhan isi blog. Karena kita tidak akan pernah tahu kedepan kendala yang bisa saja terjadi pada blog kita.

c) Selalu rutin mengecek kembali apakah terdapat link yang broken (rusak), sehingga membuat pengunjung tidak nyaman saat berada di blog kita.

Dan masih banyak lagi perawatan yang dapat dilakukan guna menjaga blog kita.

4. Tidak membangun database (list building)

Inilah salah satu kesalahan terbesar yang pernah saya lakukan dalam karir saya ngeblog. Saya membiarkan pergi begitu saja pengunjung yang datang ke blog saya.

Saya benar-benar telat menyadari bahwa membangun database atau list email merupakan strategi yang penting dalam digital marketing saat ini.

Disadari atau tidak, saat ini hampir sebagian besar orang memiliki akun emailnya masing-masing. Email masih menjadi alat komunikasi online yang sangat efesien untuk setiap kebutuhan.

So, email marketing merupakan salah satu bentuk pemasaran yang sangat efektif dibandingkan dengan media-media yang lainnya jika dilakukan dengan tepat. Dan inilah kesalahan terbesar saya tidak memulai membangun list email sesegera mungkin.

5. Tidak membalas komentar pengunjung

Blog merupakan sarana komunikasi 2 arah antara pemilik blog dengan pengunjung. Dan ini juga merupakan salah satu kesalahan saya dulu karena tidak berusaha untuk sekedar menjawab komentar pengunjung.

Trust me, jika kita selalu berusaha menjawab apapun komentar baik pertanyaan maupun argument pengunjung, maka kita secara tidak langsung kita sedang membangun kepercayaan mereka.

6. Menulis hanya untuk mesin pencari

Tidak jarang saya membuat konten atau menulis artikel di blog yang hanya ditujukan agar dapat menembus halaman satu mesin pencari, bukan membuat konten yang bermanfaat bagi pengunjung.

Alhasil, sebagian konten saya hanya dipenuhi banyak kata kunci yang berlebihan dan sulit dimengerti oleh pengunjung.

Hindari hal seperti ini teman,  ubahlah mindset kita dimana konten yang kita buat haruslah ditujukan untuk kebutuhan pengunjung, bukan mesin pencari.

7. Ngeblog semata-mata hanya untuk mendapatkan uang

Karena tergila-gilanya saya dengan penghasilan ratusan dolar dari blog, yang ada blog hanya dipenuhi dengan banyak iklan dan paid review yang tidak sesuai dengan niche blog saya.

Menurut John Chow, pengunjung umumnya tidak suka dengan begitu banyak iklan saat mengunjungi sebuah blog.

Solusinya adalah jika blog kita memang ditujukan untuk bisnis, maka monetisasi yang dilakukan haruslah proporsional atau seimbang. Agar pembaca blog kita tidak merasa terganggu dengan banyaknya jenis monetisasi.

Itulah 7 kesalahan yang pernah saya lakukan dalam aktifitas blogging. Dan saya berharap Anda bisa mengambil pelajarannya dan menghindari semua kesalahan yang pernah saya lakukan.

Jangan takut, tetaplah fokus pada blog Anda, jika Anda pernah mengalami kesalahan yang sama dengan saya, maka jadikanlah pembelajaran.

Semoga bermanfaat.

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *