Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :
Home / Interview / Interview Dengan Mas Gani “Tips Menjadi Affiliate Sukses”

Interview Dengan Mas Gani “Tips Menjadi Affiliate Sukses”

Halo mas …. apa kabarnya?
Semoga selau dalam keadaan sehat.

Terima kasih sebelumnya atas waktu dan kesempatan yang diberikan untuk berkenan menjawab beberapa pertanyaan dari saya.

Mungkin sesi ini bisa disebut “Interview” sederhana sekedar untuk berbagi kepada pembaca blog saya dengan harapan bisa mendapatkan inspirasi bahkan ilmu-ilmu baru dari mas Gani.

#1. Oke mas, sebagai pertanyaan pertama dari saya mungkin bisa sedikit diceritakan awal mula karir mas Gani di dunia online marketing hingga saat ini?

JAWABAN :

Saya masuk di online ini karena TERPAKSA ceritanya. Sebelum di online saya jalani ada 4x usaha offline yang beda-beda mulai dari jasa pengetikan sampai video shooting wediing pernah saya jalani dan mesti saya tutup karna satu dan lain hal.  

Masuk online ini juga karena ikutan seminar IM Nov 2009 yang diselenggarakan motivator terkenal. Saya bersama 300 an orang Indonesia ketipu mentah-mentah oleh para pembicara yang katanya mastah di dunia IM yang ga tahunya kebanyakan dari mereka yang “jualan mimpi surga online” itu adalah scammer.  Nama penipu yang menipu saya sudah saya ulas di link ini https://t.me/sharingIM/4

Karena penasaran maka setelah setahun ketipu dan separoh dari 9 juta dana dikembalikan, saya jadi bingung dan penasaran, uang di internet itu darimana asalnya. Sampai ketika ada tawaran ikutan kursus Amazon BBI yang diadakan pak Soekarto Sudjono, saya ambil deh karena ga ada pilihan. Dari Amazon ini, $ pertama saya dapat sekitar $5,xx alias $5 lebih dan itu saya ga tahu siapa yang beli sampai akhirnya main Amazon hingga malas karena materinya yang cukup banyak dan ada tertunda updatenya membuat saya akhirnya bisa meraih check pertama dan terakhir dari Amazon senilai $107,xx (saya lupa persisnya)

Dari penasaran itu akhirnya keterusan, mencoba ikut jejak teman saya di Fiverr, jualan jasa video promosi di lokal, sampai akhirnya Mei 2014 ketemu dengan affiliate lokal yang saya mainkan hingga sekarang sekaligus juga mencoba buat poduk digital juga…

#2. Ohya, saya juga salah satu subscriber mas Gani di channel Telegram, jujur banyak insight baru yang saya dapatkan dari sharing-sharing mas Gani di telegram. Spesial buat pembaca blog saya ini, adakah tips khusus dari mas Gani agar kita bisa konsisten memberikan sharing-sharing yang bermanfaat, baik di telegram atau melalui platform lain.

JAWABAN :

Banyak membaca dan latihan menulis agar bisa menulis konten karena yang saya amati saat ini terjadi perang value di channel karena mereka mulai paham bahwa channel bisa dimonetize juga.

Konten memang telah menjadi raja, ketika anda memutuskan untuk mulai sharing di platform yang anda sukai, maka langkah awal putuskan mau main di niche apa, supaya sharing anda ga keluar dari jalurnya.

Karena ketika anda menyajikan konten, maka anda ibarat jadi koki sebuah rumah makan. Anda ingin pengunjung terus nongkrong didepot yang anda kelola kan? Maka sajikan masakan alias konten yang menarik, sumbernya bisa dengan membaca lalu menuliskan apa yang anda dapatkan, atau dari pengalaman sendiri atau dengan interview orang lain.

Kreatif itu kuncinya, jangan sampai anda meng-copy paste konten di media orang lain secara plek, kalau demikian maka anda tidak akan pernah bisa menulis sendiri. Intinya jangan pakai cara pintas, susah di awal jika kemudian anda mahir menyajikan konten, mengapa tidak?

#3. Saya juga pernah membaca sebagian cerita-cerita mas Gani, katanya dulu pernah “dibohongi” atau dirugikan saat beli produk atau semacamnya gitu mas? Jika iya mas, apa yang membuat mas Gani kemudian bisa bangkit lagi dan mengatasinya ?

JAWABAN :

Ya sudah beberapa kali kena bujuk sales letter si vendor yang berakibat kecewa setelah tahu kualitas produknya, seringnya sih diluar negeri alias di jvzoo. Kalau dilokal hanya ada beberapa sih yang bikin kecewa tapi anehnya si vendor tetap berkata good termasuk juga para affiliatenya. Bagi saya yang demikian ini boleh dikatakan mengingkari kejujuran demi uang. Produk ga bagus dikatakan bagus demi uang itu sesuatu yang ga banget dalam prinsip hidup saya. Jika bagus katakan bagus, jika tidak ya katakan tidak karena ketika kita menyimpangkan kebenaran disitulah sebenarnya kita telah merelakan diri menghamba pada setan, karena ketidakjujuran itu salah satu sifat jahat dari si iblis.

Bagi saya itu suatu pengalaman yang bisa saya bagikan pada teman-teman, bagaimana mengetahui vendor mana yg good mana yang bad, karena jika di jvzoo kita setidaknya bisa mengetahui itu dari indikasi refund rate nya. Dan memang beberapa kali ketika saya mencoba melanggar apa yang sudah saya tahu, eh beneran produknya bad atau supportnya bad. Tujuan saya melanggar apa yang saya tau ini hanya untuk pembuktian sehingga ketika saya bagikan tips ini ke teman-teman, maka saya ga Cuma bilang doank karena sudah membuktikannya.

#4. Mas Gani kan juga dikenal sebagai Affiliate yang sukses nih, jika ada teman-teman disini yang ingin terjun ke dunia Affiliate, apa tips yang bisa mas Gani berikan khususnya untuk pemula?

JAWABAN :

Temukan dulu impianmu secara jelas, dan miliki mental tekun dan tidak mudah menyerah. Jika minim ilmu jangan main hajar tapi cari mentor yang ilmunya terupdate dan mau ditanyai, karena tidak semua ecourse punya mentor yang mau ditanyai. Plus buang mental gratisan, karena affiliate marketing ini bisnis dan sebagai bisnis maka perlu modal. Kalau pemula coba-coba maka hasilnya akan coba-coba pula.

Dengan belajar di ecourse maka anda akan hemat waktu karena diberi arahan mesti bagaimana. Pastikan pula anda menguasai strategi karena ketika di lapangan hal teknis tak selalu perlu namun strategilah yang main.

#5. Mas Gani kan cukup lama nih eksis di dunia bisnis online, pada dasarnya apa yang menjadi motivasi mas Gani untuk menggeluti bisnis online, dan apakah mas Gani berkenan untuk memberikan tips agar kita bisa konsisten dan bertahan di dunia bisnis online?

JAWABAN :

Dasarnya karena terpaksa diawalnya, setelah usaha di offline 4x terpaksa saya tutup karena berbagai hal. Sebelum kesasar di bisnis online, saya pernah usaha pengetikan dan analisa statistic, les privat bahasa inggris, tukang editing video sampai usaha shooting wedding pernah saya jalani dan semua terpaksa saya tutup karena satu dan lain hal. Sehingga ketika masuk di bisnis online iipun saya awalnya tertipu oleh orang luar yang presentasi bisnisnya dalam pertemuan IM global 2009.

Karena ingin tahu bisnis online akhirnya jadi korban penipuan bule bersama 300 orang Indonesia, dan karena penasaran dari mana uang di internet berasal maka saya teruskan explorasinya hingga akhirnya keterusan. Jadi motivasi awalnya penasaran terus akhirnya keterusan karena tahu polanya.

Tips buat pemula, jangan terpikir bahwa bisnis online itu mudah. Duduk diam uang datang sendiri dan kalau bisa segalanya gratis. Kalau anda-anda punya mental demikian, saya sarankan: Jangan sentuh bisnis online, karna mental anda itu rawan dimanfaatkan orang tak bertanggung jawab untuk menipu anda.

Bisnis online tak mudah, dan jangan mudah percaya dengan copywriting yang kesannya mudah. Karena selama 8 tahun di online, saya tak pernah ketemu orang yang berhasil dengan modal dan mental gratisan.

Temukan impianmu dulu, dan pilih kendaraan bisnis yang tepat untuk menuju impianmu, siapkan dana buat bahan bakarnya, karena anda sedang menempuh perjalanan untuk menuju impianmu.

Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih atas kesedian mas Gani untuk menjawab beberapa pertanyaan saya. Dan semoga bisa bermanfaat untuk kita semua.

Jika ada yang ingin belajar atau sekedar berkenalan dengan mas Gani, mas Gani bisa tuliskan link sosial media atau blog pribadi dibawah ini.

Anda bisa menghubungi saya di link-link berikut ini:

Fb: https://www.facbook.com/gani.imkonsultan
Telegram: https://t.me/imkonsultan
WA: 0895.1770.1168
Channel Telegram: https://t.me/sharingIM
Grup diskusi: https://t.me/afiliatefree

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

1 Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *